<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dishutmalang&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://dishutmalang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dishutmalang.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Oct 2010 10:29:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dishutmalang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dishutmalang&#039;s Blog</title>
		<link>http://dishutmalang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dishutmalang.wordpress.com/osd.xml" title="Dishutmalang&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dishutmalang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>AYO MENANAM&#8230;&#8230;..!!!!</title>
		<link>http://dishutmalang.wordpress.com/2010/10/02/ayo-menanam/</link>
		<comments>http://dishutmalang.wordpress.com/2010/10/02/ayo-menanam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 10:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dishutmalang</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI PUBLIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dishutmalang.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Seri Sosialisasi Penanaman Satu Milyar Pohon One Billion Indonesian Trees for The World (OBIT) Oleh: Hilda Nuzulul Fatma, S.Hut Ayo menanam&#8230;..!!! Apabila mendapat himbauan seperti itu, apa yang terlintas dalam pikiran kita? Mungkin ada yang bertanya, “mau nanam apa?” Tanam padi? Tanam saham? Tanam kebaikan? Atau tanam yang lain? Dalam rangka Gerakan One Billion Indonesian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dishutmalang.wordpress.com&amp;blog=8695048&amp;post=13&amp;subd=dishutmalang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Seri Sosialisasi Penanaman Satu Milyar Pohon</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>One Billion Indonesian Trees for The World </em>(OBIT)</p>
<p style="text-align:center;">Oleh: Hilda Nuzulul Fatma, S.Hut</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Ayo  menanam&#8230;..!!! Apabila mendapat himbauan seperti itu, apa yang  terlintas dalam pikiran kita? Mungkin ada yang bertanya, “mau nanam  apa?” Tanam padi? Tanam saham? Tanam kebaikan? Atau tanam yang lain?</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam  rangka Gerakan One Billion Indonesian Trees for The World, tentu saja  kita harus menanam Pohon. Tetapi makna dari kita menanam pohon itu  ternyata kita juga menanam kebaikan didalamnya. Bagaimana tidak ? Dengan  menanam pohon, banyak manfaat yang dapat kita ambil, bahkan bukan hanya  untuk kita sendiri, tetapi juga untuk makhluk hidup lain. Satu pohon  yang kita tanam dan kita pelihara hingga tumbuh besar, ternyata menjadi  tempat hidup berbagai macam binatang dan flora lain, seperti berbagai  macam burung, semut, cicak, ulat, jamur, lumut, benalu, jasad renik di  dalam tanah, dll. Berarti dengan menanam pohon, kita telah memberikan  kebaikan bagi makhluk hidup lain yang hidup di pohon dan disekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pohon juga dapat mendaur ulang CO<sub>2</sub> menjadi O<sub>2</sub> melalui proses fotosintesis di daun. CO<sub>2</sub> yang ada di udara, diolah menjadi karbohidrat dengan bantuan sinar matahari, dimana selain karbohidrat akan dihasilkan juga O<sub>2</sub> yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk bernafas. O<sub>2</sub> hasil fotosintesis juga akan membawa kesejukan dan kesegaran disekitar  pohon. Apalagi dengan adanya isu pemanasan global, pohon merupakan  solusi untuk menghilangkan CO<sub>2</sub> diudara, dan menyimpan karbon  sebanyak-banyaknya dalam batang pohon. Sangat disarankan apabila kita  dapat menanam pohon disekitar rumah kita, karena pohon adalah penghasil O<sub>2</sub> maka kita menyediakan udara yang bersih dan sehat untuk keluarga kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Pohon  ternyata juga dapat meresapkan air hujan ke dalam tanah melalui batang  dan akarnya, sehingga dengan adanya pohon akan meningkatkan jumlah air  didalam tanah. Selain itu dengan adanya pohon, air hujan tidak langsung  menghantam tanah dengan energi kinetiknya yang dapat menimbulkan lapisan  atas tanah terkikis dan mudah tererosi.</p>
<p style="text-align:justify;">Daun  dan ranting pohon yang berguguran juga membawa manfaat lain, baik itu  apabila diolah menjadi pupuk organic maupun apabila hanya dibiarkan  menumpuk dibawah pohon. Daun dan ranting yang menumpuk di bawah pohon  (sering disebut sebagai serasah) pada saat proses pembusukkannya, akan  mengundang jasad renik untuk aktif di dalam tanah. Jasad renik tersebut  akan membawa manfaat bagi kesuburan tanah.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila  yang kita tanam jenis pohon buah-buahan, tentu saja kita akan memetik  hasil buah yang dapat kita konsumsi sendiri atau kita jual. Tetapi  apabila yang kita tanam adalah pohon penghasil kayu, maka kayunyapun  dapat kita panen sehingga dapat menambah penghasilan, baik itu untuk  kayu bakar atau untuk kayu perkakas.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah  kita tahu manfaat menanam pohon, apakah hati kita sudah tergerak untuk  menanam pohon disekitar tempat tinggal kita? Tidak ada tuntutan bagi  kita, harus menanam berapa pohon, dengan satu pohon tetapi setelah  menanamnya kita rawat/pelihara dengan sungguh-sungguh sehingga dapat  tumbuh sehat dan membawa manfaat, itu lebih baik daripada kita menanam  seratus tetapi tidak ada yang hidup. Tetapi alangkah baiknya apabila  kita dapat menanam lebih banyak, karena akan membawa lebih banyak  manfaat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita selalu membayangkan, kalau menanam pohon berarti kita harus membeli bibit tanaman. Itu  benar, karena kalau kita tidak dapat membuat sendiri bibit tanaman atau  mendapat anakannya, kita harus membeli bibit tanaman. Tetapi dalam  rangka menumbuhkan budaya menanam, alangkah baiknya apabila kita  memanfaatkan biji tanaman, setelah kita makan buah, bijinya kita tanam.  Atau melalui metode lain, yaitu dengan mencangkok atau menstek tanaman  tersebut. Tapi dengan membeli bibit tanamanpun tidak ada ruginya apabila  kita tahu akan banyak sekali manfaat kita dapat dengan menanam.</p>
<p style="text-align:justify;">Menanam  pohon dapat kita sesuaikan dengan tujuan penanamannya, sehingga dengan  tahu tujuan penanamannya, kita dapat menentukan jenis tanaman yang akan  kita tanam. Seperti misalnya untuk tujuan sebagai tanaman  peneduh/perindang pekarangan/halaman rumah, sekolah, tempat ibadah,  kuburan, kantor, maupun kanan kiri jalan maka jenis-jenis yang baik  ditanam adalah jenis yang perakarannya dalam agar tidak merusak pondasi  maupun jalan, dimana tajuknya rindang, umur hidupnya lama dan kayunya  kuat/tidak mudah patah serta tidak mengandung zat-zat berbahaya. Apabila  memungkinkan tanaman tersebut juga membawa manfaat lain misalnya  menghasilkan buah yang dapat makan atau hasil lainnya seperti daun  (untuk pakan ternak), maupun bunga. Beberapa tanaman yang baik sebagai  tanaman peneduh antara lain : Trembesi, Jolali, Asam Jawa, Tanjung,  Flamboyan, Dadap Merah, Kolbanda, Bungur, Akasia, Kersen, Mahoni,  Ketapang, Cerme, Kenari, Saga/Segawe, Sawo, Rukem, Rambutan, Nangka,  Nyamplung, Salam, Juwet, Manggis, Kayu manis, Kantil, Kenanga dll.  Sedangkan untuk tujuan penanaman di tegal masyarakat (terutama di  lahan-lahan kritis milik masyarakat) dimana jenis-jenisnya dapat dipilih  sesuai dengan keinginan masyarakat, akan tetapi harus disesuaikan  dengan agroklimat dan permintaan pasar. Jenis-jenis yang banyak dipilih  adalah yang pertumbuhannya cepat (fast growing species) tapi harga  jualnya juga baik seperti Sengon, Mindi, Gmelina (Jati Putih) dan Jabon.  Selain itu untuk tanaman yang tidak sulit untuk pengembangbiakannya  dapat kita pilih jenis Waru Gunung, Sono, Akasia atau Mahoni. Tetapi  untuk daerah kering dan jenis tanah yang berbatu atau mengandung kapur  biasanya masyarakat menanam Jati, Mahoni dan Akasia, karena jenis ini  walaupun masa panennya lama tetapi nilai jualnya tinggi dan tahan pada  kondisi ekstrim. Sedangkan jenis tanaman produktif yang banyak ditanam  ditegalan, biasanya masyarakat senang menanam Apukat, Durian, Sukun,  Langsep, Rambutan, Nangka, Kemiri, Melinjo, Kayu manis, Matoa, Jengkol,  Pala dll.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila  kita mempunyai lahan yang dekat dengan sumber air atau dekat sungai,  kita dapat menanam tanaman yang biasanya hidup disekitar sumber maupun  sungai seperti, Bambu, Ficus-ficusan/Ficus sp  (seperti Beringin, Elo, Bulu, Bendo dll), Kepuh, Apukat, Mindi, Sukun,  Kaliandra, Pasang, dan Nangka. Jenis-jenis tersebut akarnya tunjang dan  kuat mencengkram tanah, sehingga baik untuk konservasi tanah karena  dapat mengurangi erosi tanah (longsor).</p>
<p style="text-align:justify;">Menanam  pohon pun tidak sulit. Untuk mempermudah kita dalam penyiraman  sebaiknya kita menanam pohon pada saat musim hujan, dimana hujan telah  turun secara terus menerus. Tetapi sebelum menanam, jangan lupa pada  lubang tanamnya diberi pupuk secukupnya agar pohon dapat tumbuh optimal.  Kalau bisa, kita gunakan pupuk organik (baik itu pupuk dari kotoran  hewan yang sudah kering maupun kompos), karena dengan menggunakan pupuk  organik tanah akan lebih berstruktur, gembur/remah, aerasinya baik, dan  baik untuk perkembangan mikroorganisme di dalam tanah yang dapat  menyuburkan tanah. Apabila pohon telah dapat beradaptasi dengan baik  pada lingkungannya, maka kita tidak perlu lagi memelihara. Mungkin  hanya perlu memupuknya di awal dan diakhir musim penghujan. Itupun  maksimal hingga umur pohon 3 tahun. Tidak serepot kalau kita menanam  yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tertarik  untuk menanam ? Ajak keluarga, tetangga, rekan-rekan kita untuk ikut  serta, karena banyak manfaatnya. Pilih jenis pohon yang kita suka, mudah  dipeliharanya, bermanfaat secara ekonomi dan sesuai dengan tempat  tumbuhnya. Kita mulai sekarang, menanam pohon untuk kebaikan seluruh  makhluk hidup dan untuk dunia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dishutmalang.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dishutmalang.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dishutmalang.wordpress.com&amp;blog=8695048&amp;post=13&amp;subd=dishutmalang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dishutmalang.wordpress.com/2010/10/02/ayo-menanam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b885569faa64a0081383c49a43b383c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dishutmalang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>One Man One Tree</title>
		<link>http://dishutmalang.wordpress.com/2009/07/23/one-man-one-tree/</link>
		<comments>http://dishutmalang.wordpress.com/2009/07/23/one-man-one-tree/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 08:22:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dishutmalang</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI PUBLIK]]></category>
		<category><![CDATA[one man one tree]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dishutmalang.wordpress.com/2009/07/23/one-man-one-tree/</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan one man one tree yang dicanangkan oleh Departemen Kehutanan Republik Indonesia diharapkan dapat dilaksanakan diselurh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Malang. Kami mengharapkan masukan, saran dan kritik yang membangun untuk pelaksanaan Gerakan One Man One Tree di Kabupaten Malang.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dishutmalang.wordpress.com&amp;blog=8695048&amp;post=3&amp;subd=dishutmalang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan one man one tree yang dicanangkan oleh Departemen Kehutanan Republik Indonesia diharapkan dapat dilaksanakan diselurh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>Kami mengharapkan masukan, saran dan kritik yang membangun untuk pelaksanaan Gerakan One Man One Tree di Kabupaten Malang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dishutmalang.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dishutmalang.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dishutmalang.wordpress.com&amp;blog=8695048&amp;post=3&amp;subd=dishutmalang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dishutmalang.wordpress.com/2009/07/23/one-man-one-tree/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b885569faa64a0081383c49a43b383c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dishutmalang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
